Tugas sastra

 Nama: learine Aprilya salombe

Kelas:X MIPA 4 1. Jelaskan pengertian Puisi!


 2. Sebutkan macam-macam Puisi!


 3. Jelaskan dari masing-masing Puisi tersebut!


 4. Berilah contohnya untuk masing-masing Puisi tersebut!


JAWAB


1. Puisi adalah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan penuh makna. 


2.


A. Puisi lama :


1. Mantra

2. Pantun

3. Gurindam

4. Seloka

5. Karmina

6. Talibun

7. Syair


B. Puisi baru :

1. Ode

2. Himne

3. Balada

4. Elegi

5. Romance

6. Epigram

7. Satire 


3.

A. PUISI LAMA

1. Mantra adalah ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib

2. Pantun adalah puisi lama yang tiap baitnya terdiri atas empat baris. Setiap barisnya terdiri atas 8–12 suku kata. Pantun bercirikan bersajak a-b-a-b. 2 baris awal sebagai sampiran, 2 baris berikutnya sebagai isi

3. Gurindam adalah jenis puisi lama yang berdirikan tiap bait 2 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat

4. Seloka adalah pantun berkait. Bait dalam seloka saling sambung-menyambung

5. Karmina adalah pantun kilat. Karmina mirip seperti pantun tetapi lebih pendek

6. Talibun adalah pantun genap yang tiap bait terdiri dari 6, 8, ataupun 10 baris. Pada talibun, tiap bait dibagi menjadi sampiran dan isi

7. Syair adalah puisi yang tiap bait terdiri atas 4 baris, bersa-jak a-a-a-a. Syair berisi nasihat atau cerita

B. PUISI BARU

1. Ode adalah puisi sanjungan untuk orang yang berjasa

2. Himne adalah puisi pujaan untuk Tuhan, tanah air, atau pahlawan

3. Balada adalah puisi berisi kisah/cerita

4. Elegi adalah puisi yang berisi ratap tangis/kesedihan

5. Romance adalah puisi yang berisi luapan perasaan cinta kasih

6. Epigram adalah puisi yang berisi tuntunan/ajaran hidup

7. Satire adalah puisi yang berisi sindiran/kritik

 

4 Puisi Lama

A. Mantra

Jailangkung..jailangkung

datanglah ke pestaku

Datang tak dijemput

 pulang tak di anta

B.pantun

Buah kelapa dimakan tupai

Kelapa jatuh menimpa pagar

Kalau kamu ingin pintar

Rajin-rajinlah belajar

C.gurindam

Barang siapa hendak bertanya 

Maka tanyalah pada ahlinya

Barang siapa mencari ilmu

Maka carilah ke para guru

Jika belajar bersungguh sungguh

Keberhasilan akan kau rengkuh

Jika engkau belajar kitab 

Haruslah tau adab

D.Seloka

Contoh seloka 12 baris

Cendawan berduri robekkan kain

Ambil tambang diikat sebelah

Pikirkan diri yang belum kawin

Adakah kumbang bersedia singgah


Ambil tambang diikat sebelah

Robek menganga si kain perca

Adakah kumbang bersedia singgah

Taman bunga mekar ceria


Robek menganga si kain perca

Buat tambalan kain pengganti

Taman bunga mekar ceria

Sudah tentukan si hari jadi

E.Karmina

Beli pisang,di dalam pasar

Punya hutang,ingatlah bayar

F.talibun

Telah penat hamba mendaki

Mendaki batu berjenjang

Bulan tak juga terang terangnya

Telah penat hamba menanti

Telah putih mata memandang

Tuan tak kunjung datang juga

G.Syair

Sahabat sejati itu abadi

Tak perlu lagi aku cari

Andai kita tak bersua lagi

Alangkah hancurny hati ini

Puisi baru

A.Ode

Tak ada yang bisa kami berikan 

Selain frasa"terima kasih"yang kami ucapkan

Dari lisan dengan kesungguhan

Tak ada yang bisa kami lakukan

Selain memperingati jasa-jasa kalian

Dan berupaya dengan segenap kemampuan

Untuk menjaga kemerdekaan

Dan menghargai segala bentuk perjuangan

Yang kalian persembahkan

Dengan rasa kesungguhan

B.Himne

Tuhan kami

Telah nista kami dalam dosa bersama

Bertahun membangun kultus ini

Dalam pikiran yang  ganda

Dan menutupi hati nurani

Ampunilah kami

Ampunilah

Aamiin

Tuhan kami

Telah terlalu muda kami

Menggunakan asma mu bertahun di negeri ini

Semog kau rela kembali

Kami dalam barisanmu

Ampunilah kami

Ampunilah

Aamiin

C.balada

BAYANG MASA DEPAN


Serpihan sebuan masa depan

Ilahi sang pencipta

Rasa yang terlarut dalam kesenjaan

Ambisi tetap bertahan

Hamparan gurun kehidupan


Lahir dalam raga api

Atas anugerah sang kuasa

Dari kebeningan embun pagi

Fantasi kehidupan menyelubungi raga

Alangkah kehidupan sang mentari



Lantunan sebuah kehidupan

Untuk sebuah mawar

Rintisan setiap angin logika

Uraian mimpi dalam kelabu malam

Naungan harapan sebuah masa depan


4. elegi

SIA-sia

Penghabisan kali itu kau datang

Membawaku kembang berkarang

Mawar merah dan melati putih

Darah dan Suci

Kau tebarkan depanku

Serta pandang yang memastikan: untukmu.


Lalu kita sama termangu

Saling bertanya: apakah ini?

Cinta? Kita berdua tak mengerti


Sehari kita bersama. Tak hampir-menghampiri


Ah! Hatiku yang tak mau memberi

Mampus kau dikoyak-koyak sepi.


5. romance

KASMARAN

Semerbak melati menyapa hidungku di pagi ini

Capung kecil berterbangan menari-nari

Sekejap mata aku merindukan hadirmu

Sejenak mengingatkanku akan keindahanmu

Karena tiada satu pun alasan

Dari apapun segala keindahan dunia

Hanyalah dirimu yang aku cari

Sampai kapan akan tetap ku nanti

Meskipun harus kencang berlari

Aku akan selalu setia sampai mati


6. epigram

Dalam Doa Ku

Pada suatu hari nanti

Di hamparan sajadah

Ragaku terkapar jiwaku melayang

Suaraku kian senyap menggema

Dzikir yang bersitahankan

Rasa gejolak yang entah batasnya

Namun aku terfakur dalam kemasyukan

Cinta yang tak’kan pernah selesai

Dengan kalimat AAMIIN


7. satire

Teruskan Saja, Tuan

Teruskan saja, Tuan

Kami tak mengapa

Saat membaui mulut anda

Beraroma sumpah-janji fana


Teruskan saja, Tuan

Kami tak keberatan

Saat terpilih jadi panutan

Kemudian kami anda lupakan


Teruskan saja, Tuan

Kami tetap tersenyum

Saat anda berpesta di bawah rembulan

Kami mengais di bawah jembatan


Teruskan saja, Tuan

Dan kami tinggal tertawa

Saat anda tak lagi temukan jalan

Tersesat dalam lorong berliku

Tenggelam dalam kegelapan

Ih

Komentar