Prosa

 Nama: Learine Aprilya salombe

Kelas:x MIPA4

1. Jelaskan pengertian Prosa!

 Jawab.
    Kata prosa berasal dari bahasa Latin prosa yang artinya terus terang. Sedangkan menurut kamus besar bahasa Indonesia “prosa adalah karangan bebas yang tidak terikat oleh kaidah yang terdapat dalam puisi”. Secara sempit prosa adalah karya imajiner dan estetik. Dalam kesusastraan juga disebut fiksi, teks naratif, wacana naratif. Sedangkan secara luas prosa menyangkut semua karya tulis yang ditulis bukan dalam bentuk puisi atau drama, tiap baris dimulai dari margin kiri penuh sampai ke margin kanan.

Menurut Abrams “prosa paling sering diartikan sebagai penggunaan bahasa sehari-hari yang dibedakan dari pola-pola pengulangan satuan bahasa yang berirama pada baris puisi”. Prosa dalam pengertian ini dipertentangkan dengan puisi Eropa lama yang memiliki irama sebagai salah satu aturan terikat dari puisi. Prosa hanya berlaku untuk sastra karena istilah ini adalah istilah sastra. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karenanya, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya.

Prosa selalu bersumber dari lingkungan kehidupan yang dialami, disaksikan, didengar, dan dibaca oleh pengarang. Adapun ciri-ciri prosa fiksi adalah bahasanya terurai, dapat memperluas pengetahuan dan menambah pengetahuan, terutama pengalaman imajinatif. Prosa fiksi dapat menyampaikan informasi mengenai suatu kejadian dalam kehidupan. Maknanya dapat berarti ambigu. Prosa fiksi melukiskan realita imajinatif karena imajinasi selalu terikat pada realitas, sedangkan realitas tak mungkin lepas dari imajinasi. Selanjutnya prosa fiksi mengajak kita untuk berkontemplasi karena sastra menyodorkan interpretasi pribadi yang berhubungan dengan imajinasi.

2. Sebutkan macam-macam Prosa!

Jawab.
1). Prosa Lama
Berikut adalah bentuk-bentuk Prosa Lama :
    a). Hikayat
    b). Sejarah 
    c). Kisah 
    d). Dongeng 
    e). Cerita Berbingkai

2). Prosa Baru
    a). Roman 
    b). Novel
    c). Cerpen 
    d). Riwayat (Biografi atau Otobiografi)
    e). Kritik
    f). Resensi
    g). Esai

3. Jelaskan dari macam-macam Prosa tersebut!

Jawab.
Prosa lama:
1). Hikayat
hikayat adalah salah satu bentuk prosa yang berisikan tentang cerita, kisah, dan dongeng ,terutama dalam Bahasa Melayu. Pada umumnya, prosa hikayat bercerita tentang kehebatan dan sikap kepahlawanan seseorang lengkap dengan kesaktian, mukjizat, dan keanehan-keanehan tokoh utama. Hikayat adalah istilah yang berasal dari bahasa Arab, yaitu kata “kaka” yang bermakna adalah bercerita atau menceritakan.
2). Sejarah
Sejarah (Tambo), adalah salah satu bentuk prosa lama yang isi ceritanya diambil dari suatu peristiwa sejarah. Cerita yang diungkapkan dalam sejarah bisa dibuktikan dengan fakta. Selain berisikan peristiwa sejarah, juga berisikan silsilah raja-raja. Sejarah yang berisikan silsilah raja ini ditulis oleh para sastrawan masyarakat lama.
3). Kisah
Kisah adalah  sebuah tulisan-tulisan pendek. Kisah menceritakan tentang sebuah cerita perjalanan, pengalaman atau petualangan orang-orang jaman dulu. Salah satu contoh kisah adalah Kisah Raja Abdullah menuju Kota Mekkah dan lainnya.
4). Dongeng
Dongeng, adalah suatu cerita yang bersifat khayal dan imajinatif. Banyak unsur pembelajaranpembelajaran yang terkandung didalamnya. Perkembangan dongeng terjadi di dalam masyarakat lama. Kisah-kisah di dalam dongeng masih dapat diterapkan pada masyarakat modern. Dongeng sendiri banyak ragamnya, yaitu sebagai berikut:
• Fabel, adalah cerita lama yang menokohkan binatang sebagai lambang pengajaran moral (biasa pula disebut sebagai cerita binatang). 

• Mite (mitos), adalah cerita-cerita yang berhubungan dengan kepercayaan terhadap sesuatu benda atau hal yang dipercayai mempunyai kekuatan gaib. 

• Legenda, adalah cerita lama yang mengisahkan tentang riwayat terjadinya suatu tempat atau wilayah. 

• Sage, adalah cerita lama yang berhubungan dengan sejarah, yang menceritakan keberanian, kepahlawanan, kesaktian dan keajaiban seseorang. 

• Parabel, adalah cerita rekaan yang menggambarkan sikap moral atau keagamaan dengan menggunakan ibarat atau perbandingan. 

• Dongeng Jenaka, adalah cerita tentang tingkah laku orang bodoh, malas atau cerdik dan masing-masing dilukiskan secara humor.

5). Cerita berbingkai
 Bentuk prosa lama dimana cerita di dalamnya terdapat cerita lagi yang disampaikan oleh tokoh di dalamnya.

PROSA BARU
1). Roman
Roman, adalah bentuk prosa baru yang mengisahkan kehidupan pelaku utamanya dengan segala suka dukanya. Dalam roman, pelaku utamanya sering diceritakan mulai dari masa kanak-kanak sampai dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. Roman mengungkap adat atau aspek kehidupan suatu masyarakat secara mendetail dan menyeluruh, alur bercabang-cabang, banyak digresi (pelanturan). Roman terbentuk dari pengembangan atas seluruh segi kehidupan pelaku dalam cerita tersebut.
Berdasarkan kandungan isinya, roman dibedakan atas beberapa macam, antara lain sebagai berikut:
• Roman Transendensi, yang di dalamnya terselip maksud tertentu, atau yang mengandung pandangan hidup yang dapat dipetik oleh pembaca untuk kebaikan. 

• Roman Sosial, adalah roman yang memberikan gambaran tentang keadaan masyarakat. Biasanya yang dilukiskan mengenai keburukan-keburukan masyarakat yang bersangkutan. 

• Roman Sejarah, yaitu roman yang isinya dijalin berdasarkan fakta historis, peristiwa-peristiwa sejarah, atau kehidupan seorang tokoh dalam sejarah. 

• Roman Psikologis, yaitu roman yang lebih menekankan gambaran kejiwaan yang mendasari segala tindak dan perilaku tokoh utamanya. 

• Roman Detektif, merupakan roman yang isinya berkaitan dengan kriminalitas. Dalam roman ini yang sering menjadi pelaku utamanya seorang agen polisi yang tugasnya membongkar berbagai kasus kejahatan. 
2). Novel
Novel berasal dari Italia. yaitu novella ‘berita’. Novel adalah bentuk prosa baru yang melukiskan sebagian kehidupan pelaku utamanya yang terpenting, paling menarik, dan yang mengandung konflik. Konflik atau pergulatan jiwa tersebut mengakibatkan perubahan nasib pelaku. Jika roman condong pada idealisme, maka novel pada realisme. Biasanya novel lebih pendek daripada roman dan lebih panjang dari cerpen.
4). Riwayat (biografi atau otobiografi)
Riwayat (biografi), adalah suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri (autobiografi) atau bisa juga pengalaman hidup orang lain sejak kecil hingga dewasa atau bahkan sampai meninggal dunia. 
5). Kritik
Kritik adalah karya yang menguraikan pertimbangan baik-buruk suatu hasil karya dengan memberi alasan-alasan tentang isi dan bentuk dengan kriteria tertentu yang sifatnya objektif dan menghakimi.
6). Resensi
Resensi adalah pembicaraan/pertimbangan/ulasan suatu karya (buku, film, drama, dll.). Isinya bersifat memaparkan agar pembaca mengetahui karya tersebut dari berbagai aspek seperti tema, alur, perwatakan, dialog, dan lain-lain, sering juga disertai dengan penilaian dan saran tentang perlu tidaknya karya tersebut dibaca atau dinikmati.
7). Esai
Esai adalah ulasan/kupasan suatu masalah secara sepintas lalu berdasarkan pandangan pribadi penulisnya. Isinya bisa berupa hikmah hidup, tanggapan, renungan, ataupun komentar tentang budaya, seni, fenomena sosial, politik, pementasan drama, film, dll.

4. Berilah contohnya untuk masing-masing macam-macam Prosa tersebut!

Jawab.
Prosa lama
1). Hikayat
Contoh: Hikayat Hang Tuah, Kabayan, si Pitung, Hikayat si Miskin, Hikayat Indra Bangsawan, Hikayat Panji Semirang, Hikayat Raja Budiman.
2). Sejarah
Contoh: Sejarah Melayu karya datuk Bendahara Paduka Raja alias Tun Sri Lanang yang ditulis tahun 1612.
3). Kisah
Contoh: Kisah Perjalanan Abdullah ke Negeri Kelantan, Kisah Abdullah ke Jedah.
4). Dongeng
Contoh dongeng dibagi menjadi beberapa bagian, antara lain: 
• Fabel
Contoh: Kancil dengan Buaya, Kancil dengan Harimau, Hikayat Pelanduk Jenaka, Kancil dengan Lembu, Burung Gagak dan Serigala, Kancil Mencuri Mentimun, Si Kera, Burung Bangau dengan Ketam, Siput dan Burung Centawi, dan lain-lain.

• Mite
Contoh: Nyai Roro Kidul, Ki Ageng Selo, Dongeng tentang Gerhana, Dongeng tentang Terjadinya Padi, Harimau Jadi-Jadian, Puntianak, Kelambai, dan lain-lain.

• Legenda 
Contoh: Legenda Banyuwangi, Tangkuban Perahu, Danau Toba, Sangkuriang, Malin Kundang, dan lain-lain.

• Sage
Contoh: Calon Arang, Ciung Wanara, Airlangga, Panji, Smaradahana, dan lain-lain.

• Parabel 
Contoh: Kisah Para Nabi, Hikayat Bayan Budiman, Bhagawagita, dan lain-lain.

• Dongeng Jenaka
Contoh: Pak Pandir, Lebai Malang, Pak Belalang, Abu Nawas, dan lain-lain

5). Cerita berbingkai
Contoh: Seribu Satu Malam.

PROSA BARU
1). Roman
Berdasarkan kandungan isinya, roman dibedakan atas beberapa macam, antara lain sebagai berikut:
a. Roman transendensi
Contoh: Layar Terkembang oleh Sutan Takdir Alisyahbana, Salah Asuhan oleh Abdul Muis, Darah Muda oleh Adinegoro.
b.Roman sosial
Contoh: Sengsara Membawa Nikmat oleh Tulis St. Sati, Neraka Dunia oleh Adinegoro.
c.Roman sejarah
Contoh: Hulubalang Raja oleh Nur St. Iskandar, Tambera oleh Utuy Tatang Sontani, Surapati oleh Abdul Muis.
d.Roman psikologis
Contoh: Atheis oleh Achdiat Kartamiharja, Katak Hendak Menjadi Lembu oleh Nur St. Iskandar, Belenggu oleh Armijn Pane.
e.Roman detektif
Contoh: Mencari Pencuri Anak Perawan oleh Suman HS, Percobaan Seria oleh Suman HS, Kasih Tak Terlerai oleh Suman HS.
2). Novel
Contoh: Ave Maria oleh Idrus, Keluarga Gerilya oleh Pramoedya Ananta Toer, Perburuan oleh Pramoedya Ananta Toer, Ziarah oleh Iwan Simatupang, Surabaya oleh Idrus.
3). Cerpen
Teman yang Baik

Rina dan Dini dikenal sebagai sahabat baik yang populer di sekolah. Meskipun berbeda kelas, tapi mereka selalu menghabiskan waktu istirahat bersama. Tidak ada yang meragukan eratnya persahabatan di antara mereka.

Meski berbeda karakter, tetap tidak menghalangi kedekatan mereka. Rina merupakan seorang siswi pendiam yang tidak akan populer jika tidak bersama Dini. Sedangkan Dini cenderung seperti seorang pembual yang hobi memamerkan barang-barang milik Rina.

Suatu hari pada sebuah acara pengundian hadiah, Rina terpilih menjadi salah satu pemenang. Ia datang bersama Dini. Di sana para pemenang diperbolehkan untuk memilih sendiri hadiah berupa voucher belanja dengan berbagai nominal.

Dari lima pemenang terpilih, Rina mendapat giliran keempat untuk mengambil hadiah. Rina melihat pemenang yang akan mengambil hadiah setelahnya, yaitu seorang ibu berpakaian lusuh dengan keempat anaknya yang masih kecil. Ia kemudian melihat voucher yang tersisa.

Melihat nominal pada voucher yang tinggal dua pilihan, ia memilih voucher belanja dengan nominal paling rendah kemudian berbalik dan tersenyum pada ibu dan empat anaknya. Hal ini membuat Dini terkejut dan menganggapnya bodoh.

Dini kemudian mencoba menguji Rina dengan uang yang ia bawa. Ia meminta Rina untuk mengambil salah satu uang yang ia sodorkan. Sedikit bingung, Rina mengambil uang dengan nominal paling rendah.

Keesokan harinya Dini bercerita kepada teman-temannya tentang kebodohan Rina. Untuk membuktikannya, Dini memanggil Rina ke hadapan teman-teman kelasnya.

“Hai, Rin, aku ada uang nganggur nih. Kamu pilih yang mana? Aku kasih buat kamu.” Dini menyodorkan uang sejumlah Rp10.000 dan Rp20.000 kepada Rina.

Rina pun mengambil Rp10.000 dari Dini. Dini dan teman-temannya tertawa dan mengatakan bahwa Rina bodoh. Peristiwa ini tidak hanya terjadi satu atau dua kali. Beberapa teman Dini juga ikut-ikutan melakukan hal itu.

Rina tetap diam dipermalukan seperti itu. Dan setiap kali dipaksa untuk memilih, ia selalu bersikap tenang dan memilih uang dengan nominal yang paling rendah. Ia juga ikut tertawa ketika orang-orang menertawakannya.

Hingga suatu hari ketika Dini memamerkan kebodohan Rina pada salah seorang kakak kelas terpopuler bernama Rifki dihadapan teman-teman kelasnya. Dini kembali menyodorkan uang, kali ini bernominal Rp50.000 dan Rp100.000, kepada Rina dan memintanya memilih.

Lagi-lagi Rina memilih uang dengan nominal terendah. Semua orang tertawa, menertawakan Rina yang hanya tertunduk, kecuali Rifki. Ia tertegun mengamati siapa sebenarnya yang sedang membodohi siapa.

“Lihat, Kak. Teman baikku yang satu ini unik kan?” kata Dini kembali mulai mempermalukan Rina.

“Ya, dia memang unik dan cerdas. Jika saja ia memilih uang dengan nominal tertinggi dari awal, maka kalian tidak akan mau bermain dengannya bukan? Cobalah kalian hitung berapa ratus ribu yang sudah kalian keluarkan cuma-cuma,” kata Rifki.

Dia pintar, memilih bersabar untuk mengambil keuntungan lebih. Jadi, sebenarnya siapa yang sedang membodohi siapa?” lanjut Rifki tertawa.

Semua orang terdiam mendengar penjelasan dari Kak Rifki. Seketika mereka merasa telah melakukan hal bodoh yang sia-sia. Sedangkan Rina tersenyum memandang Kak Rifki yang berbalik menertawakan Dini dan teman-temannya.

Pada akhirnya, bagi Rina teman yang baik itu selalu ada memberikan tambahan penghasilan tak terduga meski harus dibayar dengan kesabarannya. Tapi tidak apa-apa, setiap perbuatan pasti ada bayarannya dan perbuatan Dini dibayar dengan uang serta rasa malu.
4). Riwayat (biografi atau Otobiografi)
Contoh: Soeharto Anak Desa, Prof. Dr. B. J. Habibie, Ki Hajar Dewantara.
5). Kritik
1. Hasil fotomu ini kurang menarik karena tidak ada fokus serta pengambilan angle-nya yang salah.
2. Presntasimu kali ini sangat membosankan. Harusnya latar slide yang kau gunakan saat presentasi berwarna cerah serta poin-poin yang dimasukkan hanyalah poin intinya saja.
3. Tulisanmu ini masih banyak yang harus diperbaiki, salah satunya adalah penulisan kalimatnya yang kurang efektif.
4. Jujur saja, kinerja anda selama bekerja di sini tidak memuaskan. anda sering datang terlambat ke kantor dan pekerjaan anda sering melenceng dari SOP yang telah ditentukan.
5. Pertunjukkan musik semalam sungguh mengecewakan. Selain penampil utama yang bat
al tampil, tata suara panggungnya begitu amburadul serta pengamanan petugas yang begitu longgar.

6. Resensi
-Judul buku: Rapijali
- Pengarang: Dee Lestari
- Penerbit: Bentang Pustaka
- Tanggal Terbit: 24 Februari 2021
- ISBN: 9786022917724
- Tebal halaman: 368 halaman
- Lebar: 13.5 cm
- Panjang: 20.0 cm
- Berat: 0.22 kg
Sinopsis Buku

Ping merasa telah memiliki segala yang ia butuhkan. Dunianya yang damai di Pantai Batu Karas, rumahnya yang penuh alat musik di tepi Sungai Cijulang, seorang sahabat terbaik, serta kakek yang menyayanginya. Namun, diam-diam Ping menyimpan kegelisahan tentang masa depannya yang buram.

Bakat musiknya yang istimewa tidak memiliki wadah, dan ia tidak berani bercita-cita.Hidup Ping jungkir balik ketika ia harus pindah ke Jakarta dan tinggal bersama keluarga calon gubernur. Ping mesti menghadapi sekolah baru, kawan-kawan baru, dan tantangan baru. Mungkinkah ia menemukan apa yang hilang selama ini? Dan apakah Ping siap dengan yang ia temukan, bahwa hidupnya ternyata tidak sesederhana yang ia duga.

Isi Resensi Buku
Isi dari cerita Rapijali berlatar belakang seorang anak yang sedang menikmati pengalaman baru untuk mengikuti tren kekinian seperti mempunyai media sosial, smartphone, mengikuti ajang pencarian bakat. Kita akan berkenalan lebih jauh dengan dunia Ping. Ada Oding sahabatnya sejak kecil, yang jago surfing, Mang Acep Mulyana  dan Bu Lilis Sudrajat –orangtua Oding- serta beberapa rekan satu band Kakeknya.

Pengarang membuat alur tentang Ping yang berbeda, agar lebih relevan dengan sekarang. Itu semua tentunya tidak tersirat dalam naskah aslinya yang berlatar tahun ’90-an.

Kelebihan Buku
Kabarnya buku ini akan ada seri lanjutannya, kisah yang tertuang cukup menarik sebagai hiburan untuk anak muda yang doyan dengan dunia musisi

Kelemahan Buku
Konflik yang diceritakan sangatlah halus
7). Esai
Dua Sisi Problematika Pendidikan di Indonesia
Oleh: Rhou Dhaena
Jika dibandingkan dengan sistem pendidikan negeri lain menurut saya Indonesia
masih memiliki banyak kekurangan walaupun ada pula kelebihannya sistem
pendidikan Indonesia masih harus direvisi agar meningkatnya sumber daya manusia
yang bermanfaat dan berkualitas agar dapat bersaing dengan SDM negeri lain. Kekurangan ini tidak hanya terletak pada sistem pendidikan namun juga pada peserta
didik, sehingga untuk meningkatkan sistem pendidikan kita harus memperbaikinya
dari akar masalahnya. Permasalahan pendidikan di Indonesia yang pertama akan dibahas adalah kurikulum
pendidikan. Di Indonesia kurikulum yang digunakan di sekolah tidak sama rata, masih banyak sekolah yang menggunakan kurikulum 2006 sehingga saat mereka naik
ke jenjang kelas atau ke sekolah dengan kurikulum 2013 maka akan terjadi
kebingungan sementara hingga mereka bisa beradaptasi pada kurikulum yang
digunakan. Bahkan ada juga sekolah yang berganti-ganti kurikulum karena sarana
prasarana sekolah yang kurang karena pada kurikulum 2013 peserta didik akan
membutuhkan pengetahuan akan teknologi dan akses ke teknologi tersebut yang
berupa komputer atau laptop. Selain itu akan terjadi permasalahan saat pindah ke sekolah dengan kurikulum yang
berbeda yaitu berbedanya materi yang dipelajari contohnya seorang siswa SMP yang
menggunakan kurikulum 2006 pindah ke SMA dengan kurikulum 2013 maka siswa
tersebut akan bingung karena beberapa materi tidak pernah dijelaskan saat SMP dan
akan tertinggal pelajarannya jika ia tidak bisa mengejarnya. Salah satu kelebihan pada pendidikan Indonesia adalah kedisiplinan yang dihasilkan
saat sekolah namun tidak semua sekolah diindonesia menerapkan peraturan dengan
tegas sehingga siswa tidak disiplin, karena dengan adanya peraturan di sekolah bisa
membangun karakter pada siswa seperti tidak telat, tepat waktu mengejakan tugas,. Jika peraturan ini tidak dilakukan dengan tegas maka akan sulit untuk membangun
karakter siswa.

Komentar